Twitter

Ummi+Zaujah+Da'ieyah+Tilmizah

Friday, January 11, 2008 , Posted by ummu_abdullah at 1/11/2008 03:10:00 AM

Bismillahi walhamdulillah…

Suatu hari yang amat meletihkan…semester baru yang sangat mencabar. Keimanan dan kesabaranku diuji. Dengan gelaran ummi, zaujah, da’ieyah dan pelajar, tanggungjawabku menjaga anak, melayan suami, menghadiri kuliah, menjaga kemaslahatan rumah tangga dan berda’wah, aku jadi sedikit kelam kabut pada minggu awal kuliah. Bukan mudah untuk berjaya, juga bukan mudah untuk menjadi muslim luar biasa.

Kerja da’wah bukan satu alasan untuk meninggalkan kuliah. Pelajaran bukan satu alasan untuk meninggalkan da’wah dan tarbiyah. Semuanya perlu ditempuhi dengan penuh kesabaran dan ketabahan. Diri kita tak pernah sunyi daripada ujian, tak pernah leka dari cubaan dan tak pernah jauh dari kawalan Allah.


Bila hati meronta-ronta, teringatkan rumah yang masih belum kemas, masak makan tengahari buat suami, anak yang ditinggalkan kepada akhwat, baju-baju yang masih belum dibasuh, sedang aku berada di bilik kuliah, kadang-kadang seperti ada tangan yang memicit-micit jantungku. Sakit, sesak… bukan aku ingin melepaskan semuanya, bukan aku ingin melupakan semuanya, cuma aku berfikir, entah bila akan kupulang menjenguk rumah yang kutinggalkan beberapa hari.

Mengejar impian itu bukan mudah, memupuk kesabaran itu bukan senang. Namun, dengan ni’mat pernikahan yang Allah kurniakan, kurasa segalanya indah dan kurasa seperti tiada apa yang berlaku bilamana seorang suami mengatakan…

“Ya Allah, aku sangat menyintai isteriku. Kuatkanlah dirinya, ampunilah dosanya, perkenankanlah doanya, terimalah amalannya, tetapkanlah imanyya dan bantulah dia dalam setiap urusannya… Ya Allah, temukanlah kami berdua di dunia dan di akhirat sebagai pasangan yang saling memperkuat antara satu sama lain…”


Currently have 0 Komen:

Leave a Reply

Post a Comment