Twitter

JUJURLAH!!!

Posted by ummu_abdullah on Monday, June 23, 2008 , under , | Komen (1)



Ramai para penganut Islam mengaku komitmen dengan Islam di kala mengucapkan kata-kata dan pada penampilan mereka. Namun, sebahagian mereka tidak lari dari berdusta dalam erti kata tidak mahu dipandang enteng atau rendah. Kelemahan dalam masalah jujur ini sahaja teal membawa mereka kepada berdusta di mana, berdusta telah menjadi kebiasaan dalam diri mereka.

Sedangkan dalam sebuah hadith diriwayatkan daripada Shafwan bin Sulaimbahawa ditanyakan kepada Rasulullah SAW, “Wajarkan seorang mu’mun itu pengecut?” Rasulullah bersabda, “Ya.” Ditanyakan lagi, “Wajarkah seorang mukmin itu menjadi penakut?” Rasulullah menjawab, “Ya.” Ditanyakan lagi, “Wajarkan seorang mukmin itu berdusta?” Rasulullah menjawab, “Tidak.” (Diriwayatkan Oleh Imam Malik secara Mursal)


Orang mukmin itu pastinya manusia biasa, maka wajar sahaja mereka menjadi penakut atau pengecut, namun pendustaan tidak pernah wujud bersama-sama dengan keimanan dalma satu waktu. Oleh yang demikian, Rasulullah sangat-sangat menyeru kita agar berkomitmen dengan sikap shiddiq (jujur).

Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu berkata bahawa rasulullah saw bersabda, “Hendaknya kalian jujur, sebabnya jujur menuntun kepada kebajikan dan kebajikan itu menuntun ke syurga. Jika seseorang selalu jujur dan ingin jujur, ia dicatat disisi Allah sebagai orang jujur. Tinggalkan dusta kerana dusta menuntun menuju kejahatan dan kejahatan menuntun ke neraka. Jika seseorang selalu berdusta dan ingin berdusta, maka ia dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.”

Antara faktor yang menyebabkan seseorang berdusta adalah kerana ingin berlebih-lebihan, membanggakan diri atas orang lain dan berkecenderungan untuk tampil berbeza dengan orang lain.

Membanggakan diri atas prang lain banyak menjangkiti para wanita. Tidak terkecuali para aktivis wanita(akhwat). Pertanyannya, apakah yang menyebabkan para akhwat melakukan kebohongan fatal? Ternyata, tidak ada sebab lain lagi melainkan ingin dipuji dan ingin dilihat tinggi dari orang lain serta iman lemah.

Wahai kaum wanita! Berhati-hatilah dengan bencana ini. Jangan sampai bencana ini mengheret anda untuk berdusta tanpa anda sedari. Maka hal ini menjadi darah daging anda. Ketahuilah, ini adalah hal terburuk bagi Muslimah Sejati.

Coretan Buat Teman

Posted by ummu_abdullah on Friday, June 13, 2008 , under , , | Komen (0)



Buat yang sedang menanti masa diijabkabulkan, ukhti fillah...

Jadikan masa-masa yang ada ini untuk mengimbau kembali kisah-kisah yang pernah anti coretkan dalam hidup anti, agar dapat dijadikan pengajaran dalam menempuh segalanya kelak. keimanan yang menebal dalam diri anti, jadikan ia sebagai bekal yang akan selalu terisi.

Ukhti,
saat ini, ana pula yang berdebar, walaupun belum sampai ke rumah anti. :puppyeyes: Afwan, sedikit lambat, tapi insyaAllah ana ada semasa akad nanti... Ana dah batalkan semua program pada weekend ini... untuk menemani anti di masa-masa kecemasan ini.:astig:

Jika dapat aku tunjukkan bagaimana perasaan sebenarku sekarang, pasti telah aku lakukannya sekarang, namun cuma sekadar coretan di saat genting bagi anti, mudah-mudahan memberi seribu pengertian. Kisah-kisah lalu yang telah kita lalui, jadikan pengajaran dan iktibar kerana kita adalah da'i, sedikit masa lagi, anti akan bergelar ZAUJAH DA'IEYAH.

Kekuatan yang telah anti bina, ilmu yang telah anti gali, serta keimanan yang telah anti bekali, ana harapkan, anti akan menjadi lebih baik daripada ana. Sekadar coretan buatmu yang sedang menunggu masa AKAD petang ni...

Ilal Liqo...
UkhtilHubb
:love:

Reema Shalih Ar-Riyashi

Posted by ummu_abdullah on Wednesday, June 11, 2008 , under | Komen (0)



Profil Reema:-
Reema Shalih Ar-Riyashi:ayuk:

Wanita ke-7 Pelaku Aksi Bom Syahid
Wanita pertama dari Gaza

Umur: 22 tahun
Zauj: Ziyad ‘Awwad (27thn)
Anak: 2 org (Dhuha - <3thn, Muhammad – 1 stengah thn)
Tempat Tinggal: Kota Gaza
- Sosok isteri yang taat dan memiliki komitmen yang tinggi
– meminta izin drpd suami untuk melakukan aksi bom syahid
- Ziayd menyambut baik keinginan isterinya.
- Ziyad turut serta dalam merencanakan aksi tersebut
- Beliau menghantar Reema ke pos perbatasan militer, malah beliau tidak terus pergi setelah menurunkan Reema, beliau tunggu sebentar mendengar bunyi ledakan bom yang akan diledakkan oleh Reema. 4 orang tentera Israel mati dan lebih 10 cedera parah.

- Beilau mendengar suara ledakan itu dengan tenang. Jasad Reema berkecai hancur berkeping-kepingan.
- Setelah aksi tersebut berlaku, Israel menuduh Syeikh Ahmad Yasin sebagai dalang utamanya dan merencana untuk membunuhnya.
- “Mulai sekarang Israel tidak akan pernah main-main dlam memperlakukan para wanita Palestin”
- Aksi tersebut merupakan aksi yang sukar untuk dilaksanakan memandangkan pos tersebut mempunyai alat penggera untuk mengesan bom.
- Brigade Izzuddin al-Qassam: “Reema mengenakan ikat pinggang yang telah dilengkapi bahan peledak berkekuatan tinggi yang memenuhi pinggang hingga betisnya. Ia berjalan menggnakan tongkat”
Renungan:
:love:
1. Aksi pertama yang dilakukan oleh wanita yang sudah bernikah. Punyai anak yang masih menyusu. “Aku sangat mencintai anak-anakku, tetapi kecintaanku kepada Allah lebih besar dari semua itu.
2. Aksi yang berlangsung seiring dengan ancaman Sharon yang memperlakukan pemeriksaansatu pintu di perbatasan.

3. Aksi yang sangat baik dan terencana. Tidak ada satu pun warga palestin yang terkorban.
4. Tempat sasaran adalah tempat militer Israel sehingga yang tewas seluruhnya adalah tentera. Lokasi ini sangat sulit dilakukan dan sangat menyilitkan HAMAS untuk melakukan survei.
:astig:

Aksi yang dilakukan oleh
Reema telah membuktikan hakikat persamaan darjat hakiki antara lelaki dan perempuan. Persamaan dalam memperoleh kesyahidan, persamaan dalam membela aqidah, kehormatan dan tanah kelahiran.

“sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. Mereka berperang di jalan aLlah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang kami lakukan itu dan itulah kemenangan yang besar.” (9:111)